
PENAJAM – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berlangsung dengan sangat semarak dan penuh rasa kekeluargaan. Sebagai wujud sinergitas ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten PPU berkolaborasi dengan jajaran serikat buruh serta perwakilan perusahaan se-Kabupaten PPU untuk menggelar serangkaian kegiatan positif yang dipusatkan di halaman Kantor Disnakertrans PPU pada Jumat (01/05/2026).
Berbeda dengan aksi perayaan pada umumnya, May Day tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi jalan sehat bersama, senam kebugaran, pemeriksaan kesehatan gratis, bakti sosial donor darah, hingga pemberdayaan ekonomi melalui bazar UMKM lokal. Acara ini disambut antusias dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari jajaran karyawan perusahaan, masyarakat umum, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Acara jalan sehat secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Waris Muin. Kemeriahan acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat terkait, di antaranya Kepala Disnakertrans PPU Adriani Amsyar, S.Sos., Kasdim 0913/PPU Mayor Arm Antha Hi Jusuf, Kapolsek Penajam AKP Syarifudin, Kepala Dinas Sosial Ainie, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan, Hasbi, beserta perwakilan manajemen perusahaan dan serikat pekerja.
Momentum Apresiasi dan Solidaritas Pekerja
Dalam sambutannya, Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh bukanlah sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah momentum strategis untuk memberikan apresiasi tertinggi atas keringat dan kontribusi para pekerja dalam menggerakkan roda pembangunan daerah, terlebih PPU kini bersiap menyongsong pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Peringatan Hari Buruh menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi terhadap peran dan kontribusi para pekerja dalam mendukung pembangunan daerah. Di tengah tantangan dan dinamika global saat ini, dibutuhkan ketangguhan, adaptasi, serta semangat juang yang tinggi dari seluruh tenaga kerja kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa esensi dari kegiatan yang diinisiasi oleh Disnakertrans PPU ini adalah penguatan silaturahmi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja (tripartit).
“Kegiatan ini bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi juga ajang untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebugaran melalui senam dan jalan sehat. Momentum Hari Buruh ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana menumbuhkan persatuan, solidaritas, serta semangat hidup sehat demi mendukung produktivitas kerja,” tambahnya berpesan kepada seluruh peserta.
Rangkaian pelepasan peserta jalan santai diakhiri dengan pemotongan pita dan pengibaran bendera start oleh Wakil Bupati.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Jalan Sehat dalam rangka Hari Buruh Internasional Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dilepas. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan senantiasa memberikan manfaat kebugaran bagi kita semua,” pungkasnya.
Pelaksanaan May Day 2026 di Kabupaten PPU ini berhasil mencerminkan harmonisasi yang kuat antara Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan elemen pekerja. Melalui fasilitasi Disnakertrans PPU, peringatan Hari Buruh bertransformasi menjadi panggung solidaritas yang damai, sehat, dan menumbuhkan optimisme ketenagakerjaan di gerbang Nusantara. (Tim PPID/MB)